Kamis, 14 Maret 2013

STREET STYLE FASHION (HIJAB)

Diposting oleh everything about my passion di 06.46 0 komentar
Street Style Fashion.....hummm....kalo denger istilah ini pasti langsung identik dengan fashion anak jalanan. Aku menulis ini karena aku suka melihat gaya busana street style ini, biar awet muda:D, hahaha dan kayaknya berbeda, keren serta unik. Icon-icon street style ini  mungkin model-model kayak harajuku atau kalo di Indonesia mungkin Bandung kali ya:D. Yang paling terkenal dengan gaya street stylenya itu ya Harajuku dengan Harajuku Stylenya. Mungkin itu salah satu sebabnya ku suka street style, karena aku addict banget sama Jepang:D.
Kalau kata Wikipedia , street style itu adalah gaya berbusana yang bukan berasal dari desainer kelas ternama ataupun dari studio fashion, tetapi lebih berasal dari bawah, dari jalanan dan biasanya diidentikkan dengan anak muda perkotaan. Macam-macam gaya berbusana yang biasanya menggambarkan street style fashion ini antara lain :
  • Hippie Style
  • Teddy Boys
  • Gaya Punk
  • Skinhead
  • Gaya gothic
  • preppy
  • gaya hiphop, ini salah satunya motif-motif tribal yang pernah dibahas sebelumnya
  • rasta
  • gaya koboi
   

Gaya-gaya streetstyle ini ternyata juga diikuti oleh para hijaber. Banyak banget fashion blog para hijaber yang menggambarkan street style ini. Sampai-sampai salah satu trendsetter hijaber Indonesia yaitu Dian Pelangi bikin buku mengenai Hijab Street Style. Memang sekarang lagi trend fashion blogging hijab dan banyak orang yang memilih berhijab karena sekarang hijab begitu trendinya dan Indonesia merupakan salah satu trend fashion hijab di dunia. Kenapa dinamakan hijab street style?? Karena style-style hijab ini muncul dari komunitas-komunitas para hijaber dan bukan style dari para desainer ternama / pusat mode. Basic dari hijab street style ini adalah kemampuan untuk memadu padankan item-item baju yang kita miliki sehingga punya ciri khas sendiri dan trendi tentunya. Kemampuan untuk memilih warna dan item pakaian tentunya disesuaikan dengan karakter diri masing-masing hijaber style:).
20120620-113853.jpg    
                                                                   
Source:
  • www.urbanweedsblog.com
  • thefashiondirectories.blogspot.com
  • http://meituck.wordpress.com/2012/06/18/hijab-and-fashion/
  • http://www.tumblr.com/tagged/hijab%20fashion?before=56
  • cinnamilk.blogspot.com
  • http://dettyardhya.blogspot.com/2012/03/hijab-street-style.html

Sabtu, 16 Februari 2013

MOTIF TRIBAL

Diposting oleh everything about my passion di 20.38 0 komentar
Cardigan motif tribal, pashmina motif tribal, celana motif tribal etc...etc....Sering banget di olshop-olshop fashion aq denger dan lihat motif-motif tribal ini. Awal tahun 2013 ini memang sebagian besar fashion di Indonesia, khususnya kaum hijaber dibanjiri oleh fashion-fashion motif tribal, setelah motif-motif flower yang pernah in juga.
Kalau kita tilik, tribal berasal dari kata 'tribe'. Kata ini berasal dari bahasa Perancis tua  'tribu', yang dirubah oleh bahasa Latin menjadi tribus. Kata ini  mengambarkan original tripartite ethnic division dari Roma Kuno yaitu Ramnes (Ramnenses), Tities (Titienses), and Luceres. Kalau berdasarkan pada imajinasi popular, tribal mencerminkan gaya hidup yang predator dan alamiah (Source : wikipedia). So lebih banyak makna tribal ini menggambarkan etnik-etnik tertentu atau lebih identik pada suku-suku tertentu.
Bagi kamu yang belum tahu motif tribal kayak apa, begini fotonya :



Mcem-macem ya:D. Kalau dilihat, kayaknya sebagian besar motif -motif tribal ini diambil dari suku Indian, Aztec, India, Tibet, Afrika. Motif ini hampir mirip sama Indian style tapi bedanya Tribal lebih menonjolkan corak garis garis yang sejajar dan lebih bermacam warna. Sedangkan Indian Style cenderung berwarna gelap dan cokelat.Hemmm,kalau melihat motif2 kayak diatas, berarti motif-motif tenun Indonesia juga bisa digolongkan ke dalam motif tribal ini ya..?just opinion..:). Kalau lihat foto di bawah ini sepertinya hampir sama dengan yang di atas.


 Untuk memakai fashion dengan motif tribal ini perlu keberanian untuk memadu madankan, dikarenakan motif ini sudah cenderung ramai, sehingga dalam penerapannya tidak boleh saling tumpang tindih. Cukup satu jenis saja, misalnya bajunya saja, atau cardigannya saja, ataupun dompet atau tasnya saja. Sedangkan untuk bagian yang lain, sebaiknya digunakan warna-warna yang lebih soft/ tidak sama-sama mencolok atau lebih ke warna-warna polos. Hal ini bisa disesuaikan dengan karakter diri masing-masing.:)

Nah, semoga informasi ini berguna ya, bijaklah dalam berbusana.Jangansampai kita menjadi korban mode:).

ref :
1. http://properti.kompas.com/read/2012/10/31/1129053/Melirik.Motif.Tribal.yang.Penuh.Kejutan
2. tasyavirginiaaa.blogspot.com 
3. http://wolipop.detik.com/read/2012/08/16/162442/1993499/233/evolusi-pakaian-adat-kalimantan-tersisa-di-motif-tenun
4. http://old.indonesiafinancetoday.com/read/27559/-Ghea-Panggabean-Inspirasi-Tenun-Nusa-Tenggara-Timur
5. http://www.facebook.com/media/set/?set=a.3410391356963.110129.1785374871&type=3
6.  http://arincorner.blogspot.com/2012/12/taraa-this-is-tribal-trends.html

Rabu, 13 Februari 2013

SHOESAHOLIC

Diposting oleh everything about my passion di 23.05 0 komentar




 That's maybe u can describe about me...hehehehe...Sebenernya hobi ini belum berlangsung lama, tapi hobi tentang fashion ini sudah lam sekali. Berawal dari baju, kecintaan melihat-lihat model baju yang lagi trend, mix and match membuatku cinta pada dunia fashion ini. Tetapi kecintaan pada dunia sepatu dimulai dari membeli sepatu Vincci, sepatu keluaran negeri Jiran. Sepatu tersebut aq beli waktu suami ada tugas ke Malaysia dan aq nitip teman yang disana buat ngebeliin, yang akhirnya nanti dititipin ke suami. Tepatnya sandal ya bukan sepatu yang lumayan enak dipakai ini, aq jadi seneng banget liat-liat sepatu atau sandal, apalagi high heels, wah idaman banget itu:D. Tiap kali lihat sepatu atau sandal yang bagus, langsung deh terngiang-ngiang pengen beli...pengen beli...arrrghhhhh....:D, tp habis itu ntah dipakai atau gak, urusan nanti, wkwkwkwkw. Brand-brand sepatu yang udah nongkrong di rumah antara lain 


1.  Hush Puppies

Sandal ini beruntung banget aq dapetinnya. Pas banget lagi jalan-jalan di Marina Bay Sands, Singapore, yang notabene itu tempatnya butik-butik mahal dan overpriced kayak Louis Vuitton, Coach, Burberry, Fendi, etc, dan gw gak yakin akan mendapatkan sesuatu disitu. Iseng masuk ke counternya Hush Puppies, dan melihat sandal merah dengan aksen kulit binatang. Bagus banget modelnya, pas banget di kaki dan nyaman. Pas begitu lihat harganya, eeehhh ternyata jatuhnya cmn 200 ribuan (lupa klo SGD brp:p). Langsung deh tanpa ba bi bu...membelinya:D. Padahal klo di Indo harga sandal ini sekitar 400 ribuan ke atas. Dan sandal ini menempati urutan pertama sandal yang paling nyaman kupakai sepanjang sejarah membeli sandal, padahal modelnya high heels 10 cm. Mau dipakai buat laripun masih enak, cmn takut keseleo aja:D.

 Yah, kurang lebih kyk gitu modelnya tapi lebih bagus lagi:D. Kalau kata websitenya hush puppies, sandal ini punya teknologi Worry-Free Suede®,Zero G®,ComfortFusion®, dan incline, sehingga sepatu/sandal yang kita gunakan ini nyaman, ringan, anti air, mengurangi strespada kaki saat berjalan dan lain-lain. Kayaknya brand yang hampir sama enaknya dengan Hush Puppies ini adalah Scholl atau Clarks ya (Setahu gw), dan modelnya sama-sama klasik, gak terlalu menarik sebenernya kalo dibanding sepatu-sepatu keluaran dari Korea yang sekarang lagi in. Cuman dari segi kenyamanan emang nyaman banget.

2. Scholl
Sandal kedua yang menduduki peringkat terenak kedua setelah Hush Puppies ini adalah Scholl. Yang aq punya , sandal model thong, yang emang enak buat jalan jauh atau liburan.
Model-modelnya emang klasik ya. Kayaknya fenomena sandal mahal comfort itu memang modelnya seperti ini, hehehe. Merek Scholl ini memang sandalnya penuh dengan teknologi (kayak TV aja:D), soalnya dia didesain untuk sandal kesehatan, makanya cukup nyaman digunakan.
3. Vincci 
Sandal ini menurutku lumayan enak ya digunakan. Dua sandal merek ini yang ada di rumah (wedges sandal dan wedges strap sandal), lumayan bertahan lama dari segi sol. Cuman satu kelemahan sandal ini adalah kulitnya yang gampang mengelupas, kalau keseringan digunakan. Lah , kalau gak sering gimana dong, namanya juga sandal ya:D, harus tahan di setiap kondisi. Tapi so far sandal ini masih lumayan enak dipakai. Aq belum mencoba untuk high heelsnya, karena enak atau tidak merek sepatu/ sandal bisa dinilai dari produk high heelsnya menurutku. Serupa kayak gini modelnya.

4. Zak's
Sandal ini juga buatan Malaysia, cmn kayaknya sandal ini gak begitu terkenal,. High heelsnya aq pakai cukup enakeun juga.
5. Sepatu keluaran Payless
Dua kali beli sepatu disini, cukup nyaman digunakan. Yang ada di rumah merek Dexter atau Fiori lumayan gak bikin cape:). Payless ini adalah brand toko sepatu dari Canada klo gak salah.
6. Charles and keith
kalo CK ini brand sepatu dari Singapore. Lumayan enak sih dipakainya, tapi klo kelamaan pakai heelsnya, bagian depan kaki sakit, karena bagian telapaknya keras. Tapi so far brand ini cukup enak dipakainya, asal cmn jalan-jalan di mal, gak berada di tempat yang bertrotoar naik turun kayak di Indo:D. 
7. The Little Things She Needs
Kalo ini brand sepatu merek lokal. tertarik beli ini karena lihat dia banyak produk yang buy one get one gitu. Kemudian menemukan sepatu pink yang lucu, cocok buat presentasi. Lumayan enak buat sepatu lokal, bila dibandingkan dengan merek Yongki Ko******. Karena menurutku sepatu Yongki itu bahan solnya keras, dan sakit jika dipakai lama. Selain merek ini merek lokal lain yang aq rasa enak itu merek Donatello ataupun Mimosabi, bahan yang digunakan enak:). 

Demikian dulu review sebagian sepatu-sepatu yang berada di dalam lemari sepatuku. Sebenernya ada beberapa lagi yang mau direview, cmn tenaga sudah tidak kuat:D. Semoga berguna:D....
 

everything about my passion Copyright © 2010 Design by Ipietoon Blogger Template Graphic from Enakei